KENDARI – Universitas Muhammadiyah Kendari (Unmuh Kendari) secara resmi meluncurkan proyek pembangunan dan renovasi fasilitas infrastruktur kampus di Fakultas Ekonomi pada Rabu, 09 April 2026. Proyek ambisius ini merupakan bagian dari komitmen universitas dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan menciptakan ekosistem akademik yang lebih kondusif bagi mahasiswa dan dosen.
Dengan total nilai investasi mencapai 48 miliar rupiah, proyek multi-tahun ini meliputi pembangunan gedung kuliah bertingkat, laboratorium praktik bisnis modern, perpustakaan digital, ruang seminar, serta fasilitas pendukung lainnya. Seluruh infrastruktur tersebut dirancang dengan standar internasional dan ramah lingkungan, mencerminkan visi Unmuh Kendari sebagai institusi pendidikan yang progresif dan berkelanjutan.
### Latar Belakang dan Kebutuhan Infrastruktur
Keputusan untuk melakukan pembangunan infrastruktur skala besar di Fakultas Ekonomi Unmuh Kendari tidak lahir begitu saja. Fakultas Ekonomi, sebagai salah satu fakultas terbesar di universitas ini dengan lebih dari 2.500 mahasiswa aktif, telah mengalami pertumbuhan pesat dalam sepuluh tahun terakhir. Namun, pertumbuhan jumlah mahasiswa ini belum diimbangi dengan perluasan dan modernisasi fasilitas pendidikan.
Menurut data internal universitas yang diperoleh penulis, rasio ruang kelas terhadap jumlah mahasiswa masih belum memenuhi standar ideal. Saat ini, Fakultas Ekonomi hanya memiliki 12 ruang kuliah permanen, sementara setiap hari rata-rata 2.500 mahasiswa harus berbagi fasilitas tersebut. Kondisi ini menyebabkan penumpukan jadwal kelas dan ketidakefisienan proses pembelajaran.
Selain itu, fasilitas laboratorium praktik yang ada masih menggunakan peralatan dan sistem yang ketinggalan zaman. Laboratorium komputer terakhir diperbarui pada tahun 2015, sementara laboratorium praktik akuntansi dan manajemen belum memiliki perangkat lunak terintegrasi yang sesuai dengan standar industri modern. Hal ini tentu saja berdampak pada kemampuan praktik mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja yang semakin kompleks.
Perpustakaan Fakultas Ekonomi, yang sebelumnya menempati ruang seluas 200 meter persegi, juga terbukti sangat terbatas dalam menyediakan koleksi literatur dan fasilitas belajar yang memadai. Dengan hanya 5.000 judul buku dan akses jurnal internasional yang terbatas, mahasiswa dan dosen sulit untuk melakukan penelitian dengan referensi yang komprehensif.
Realitas inilah yang mendorong pimpinan Unmuh Kendari untuk mengalokasikan dana besar dari berbagai sumber, termasuk dana pengembangan institusional, hibah pemerintah daerah, dan kontribusi dari stakeholder dunia usaha, untuk membangun infrastruktur yang lebih memadai.
### Detail Proyek Pembangunan
Proyek pembangunan infrastruktur Fakultas Ekonomi Unmuh Kendari dibagi menjadi tiga tahap utama yang akan dilaksanakan dalam waktu 24 bulan ke depan, mulai dari April 2026 hingga April 2028.
Tahap Pertama (April 2026 – Desember 2026) berfokus pada pembangunan Gedung Pusat Pembelajaran Terpadu (GPUT) dengan luas 4.500 meter persegi. Gedung berlantai lima ini akan menyediakan 18 ruang kuliah berstandar internasional, masing-masing dilengkapi dengan teknologi multimedia interaktif, sistem audio-visual modern, dan kapasitas 60-100 mahasiswa. Selain ruang kuliah, gedung ini juga akan menyediakan empat ruang seminar dan diskusi dengan kapasitas 30 orang, serta ruang pengajaran berbasis kelompok kecil.
Arsitektur Gedung GPUT dirancang dengan mempertimbangkan iklim tropis Kendari. Desain ini menampilkan sistem ventilasi alami, penggunaan material ramah lingkungan, panel surya pada atap, dan sistem pengumpulan air hujan. Investasi awal sebesar 22 miliar rupiah untuk tahap pertama ini dijadwalkan selesai sebelum semester genap tahun akademik 2026/2027.
Tahap Kedua (Januari 2027 – Agustus 2027) mencakup pembangunan Pusat Laboratorium Praktik Bisnis Terpadu (PLPBT) dengan luas 2.800 meter persegi. Fasilitas ini akan terdiri dari: (1) Laboratorium Akuntansi Modern dengan 40 workstation dilengkapi software akuntansi terintegrasi seperti SAP dan MYOB; (2) Laboratorium Manajemen Operasional dengan simulasi supply chain dan produksi; (3) Laboratorium Pemasaran Digital dengan studio fotografi, editing, dan platform e-commerce; (4) Laboratorium Keuangan dan Investasi dengan sistem trading simulator; dan (5) Laboratorium Kewirausahaan dengan ruang inkubasi bisnis.
Setiap laboratorium akan dipimpin oleh seorang teknisi berpengalaman dan didukung oleh fasilitator dosen. Laboratorium-laboratorium ini dirancang tidak hanya untuk mendukung kurikulum perkuliahan, tetapi juga untuk menjadi pusat keunggulan dalam penelitian dan pengembangan keterampilan mahasiswa. Investasi tahap kedua ini diperkirakan sebesar 18 miliar rupiah.
Tahap Ketiga (September 2027 – April 2028) akan menghasilkan Perpustakaan Digital dan Pusat Sumber Daya Pembelajaran (PDSL) seluas 1.500 meter persegi. Fasilitas ini akan menampung koleksi fisik sebanyak 15.000 judul buku, 50 jurnal internasional berbayar, database online, ruang baca individual dengan kapasitas 200 orang, ruang studi kelompok, dan studio multimedia untuk membuat konten pembelajaran digital. Investasi sebesar 8 miliar rupiah akan melengkapi seluruh proyek pembangunan infrastruktur ini.
### Kutipan Pejabat Kampus
Peluncuran proyek ini disaksikan langsung oleh Rektor Unmuh Kendari, Prof. Dr. H. Muzakkir Muhammad, M.Si., yang menunjukkan komitmen serius institusi terhadap peningkatan kualitas akademik.
“Pembangunan infrastruktur ini bukan sekadar tentang membangun gedung dan ruangan baru, tetapi tentang membangun fondasi kuat untuk masa depan pendidikan berkualitas di Unmuh Kendari. Mahasiswa kita berhak mendapatkan fasilitas pembelajaran yang setara dengan universitas-universitas terkemuka di Indonesia. Dengan investasi sebesar 48 miliar rupiah ini, kami yakin dapat menciptakan ekosistem akademik yang mendukung pertumbuhan intelektual dan profesional mereka,” ujar Rektor Muzakkir dalam sambutan pembukaan proyek.
Dekan Fakultas Ekonomi, Dr. H. Muhammad Amir, S.E., M.Si., menambahkan perspektif dari tingkat fakultas. Menurut dia, proyek ini adalah respons nyata terhadap aspirasi mahasiswa dan kebutuhan pasar kerja yang terus berkembang.
“Fakultas Ekonomi kami memiliki tanggung jawab besar dalam mempersiapkan lulusan yang tidak hanya memiliki pengetahuan teoritis yang kuat, tetapi juga keterampilan praktis yang relevan dengan industri. Fasilitas-fasilitas baru ini, khususnya laboratorium praktik, akan memungkinkan mahasiswa kami untuk belajar langsung menggunakan teknologi dan sistem yang digunakan di dunia kerja nyata. Saya yakin ini akan meningkatkan daya saing lulusan Fakultas Ekonomi Unmuh Kendari,” kata Dekan Amir sambil menunjukkan blue print rancangan laboratorium.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Ir. Ridho Wijaya, M.Eng., menjelaskan bahwa proyek ini juga melibatkan partisipasi aktif dari stakeholder eksternal.
“Kami telah bermitra dengan beberapa perusahaan besar dan asosiasi profesional di Sulawesi Tenggara untuk memastikan bahwa fasilitas yang kami bangun benar-benar sesuai dengan kebutuhan industri. Laboratorium praktik kami dirancang berdasarkan input langsung dari para praktisi di bidang akuntansi, manajemen, dan keuangan. Ini adalah contoh konkret dari kolaborasi universitas-industri yang kami perjuangkan,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Pengawas Unmuh Kendari, H. Andi Hakim Mursyid, S.H., menekankan aspek keberlanjutan proyek ini.
“Sebagai institusi Muhammadiyah, kami percaya bahwa pendidikan adalah investasi jangka panjang untuk umat. Infrastruktur yang kami bangun hari ini harus mampu melayani generasi mahasiswa selama puluhan tahun ke depan. Oleh karena itu, kami sangat teliti dalam memilih material berkualitas tinggi dan desain yang sustainable. Kami juga memastikan bahwa pengelolaan fasilitas ini melibatkan seluruh stakeholder kampus,” ujar Andi Hakim.
### Dampak dan Manfaat Jangka Panjang
Pelaksanaan proyek pembangunan infrastruktur ini diperkirakan akan membawa dampak signifikan bagi berbagai aspek kehidupan kampus. Pertama, dari sisi akademik, peningkatan fasilitas akan memungkinkan diversifikasi metode pembelajaran dan peningkatan kualitas praktik mahasiswa. Dengan laboratorium yang modern, mahasiswa dapat langsung berinteraksi dengan teknologi dan sistem yang mereka temui di industri, sehingga menciptakan learning experience yang lebih bermakna dan aplikatif.
Kedua, dari sisi penelitian, perpustakaan digital dan pusat sumber daya pembelajaran yang akan dibangun akan meningkatkan akses mahasiswa dan dosen terhadap literatur ilmiah terkini. Ini penting mengingat penelitian berkualitas adalah pilar utama pengembangan keilmuan di institusi pendidikan tinggi. Dengan akses yang lebih baik terhadap jurnal internasional dan database penelitian, diharapkan produktivitas penelitian di Fakultas Ekonomi dapat meningkat secara signifikan.
Ketiga, pembangunan infrastruktur ini juga akan meningkatkan daya tarik Unmuh Kendari sebagai institusi pendidikan. Mahasiswa calon akan semakin tertarik untuk memilih Unmuh Kendari ketika melihat fasilitas-fasilitas modern yang tersedia. Hal ini secara tidak langsung akan meningkatkan selektivitas dalam penerimaan mahasiswa baru, yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan kualitas input dan proses pembelajaran.
Keempat, proyek ini juga akan memberikan dampak ekonomi positif bagi komunitas lokal Kendari. Selama 24 bulan pelaksanaan, proyek ini akan menyerap tenaga kerja lokal, mendorong aktivitas ekonomi di sektor konstruksi dan industri pendukung, serta meningkatkan permintaan akan barang dan jasa dari supplier lokal.
Kelima, dari aspek keberlanjutan lingkungan, fasilitas-fasilitas baru yang dirancang dengan prinsip green building akan menjadi contoh nyata komitmen Unmuh Kendari terhadap tanggung jawab lingkungan. Penggunaan energi terbarukan, sistem manajemen limbah yang baik, dan desain yang meminimalkan jejak karbon, akan menjadi pembelajaran penting bagi mahasiswa tentang pentingnya pembangunan berkelanjutan.
### Tantangan dan Strategi Implementasi
Tentu saja, proyek sebesar ini juga menghadapi beberapa tantangan yang perlu diantisipasi. Pertama adalah tantangan pendanaan. Meski telah mengalokasikan 48 miliar rupiah, universitas harus memastikan cash flow yang stabil untuk membiayai proyek selama 24 bulan tanpa mengganggu operasional akademik. Untuk itu, universitas telah menjalin kerjasama dengan bank pembangunan daerah dan sedang mengajukan proposal pendanaan kepada beberapa yayasan pendidikan nasional.
Kedua adalah tantangan manajemen proyek. Pelaksanaan proyek sebesar ini memerlukan koordinasi ketat antara berbagai pihak, mulai dari kontraktor, supplier, pihak universitas, hingga stakeholder eksternal. Untuk mengatasi ini, universitas telah membentuk Tim Manajemen Proyek Infrastruktur yang dipimpin oleh seorang project manager berpengalaman dengan track record yang baik.
Ketiga adalah tantangan minimalisasi gangguan terhadap aktivitas akademik. Mengingat proyek ini berlangsung selama 24 bulan dan dilakukan di area yang berdekatan dengan fasilitas akademik yang sudah ada, universitas harus cermat dalam menjadwalkan aktivitas konstruksi. Koordinasi dengan pihak akademik sangat penting untuk memastikan bahwa proses pembelajaran tetap berjalan lancar.
### Penutup
Peluncuran proyek pembangunan infrastruktur Fakultas Ekonomi Unmuh Kendari pada 09 April 2026 menandai babak baru dalam perjalanan pengembangan institusi ini. Investasi sebesar 48 miliar rupiah ini bukan sekadar angka, tetapi representasi dari komitmen nyata untuk memberikan yang terbaik bagi mahasiswa, dosen, dan seluruh stakeholder pendidikan.
Melalui pembangunan Gedung Pusat Pembelajaran Terpadu, Pusat Laboratorium Praktik Bisnis Terpadu, dan Perpustakaan Digital yang akan diselesaikan dalam 24 bulan ke depan, Unmuh Kendari siap menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21. Infrastruktur baru ini akan menciptakan ekosistem akademik yang lebih kondusif, mendukung pembelajaran inovatif, dan mempersiapkan lulusan yang kompetitif di pasar kerja global.
Dengan dukungan penuh dari pimpinan universitas, dedikasi dosen dan mahasiswa, serta kerjasama strategis dengan berbagai stakeholder, tidak ada alasan untuk meragukan kesuksesan proyek ini. Universitas Muhammadiyah Kendari sedang menulis sejarah baru dalam perkembangan pendidikan tinggi di Kendari dan Sulawesi Tenggara secara umum.
Sebagai penutup, dapat dikatakan bahwa langkah ini mencerminkan visi jangka panjang Unmuh Kendari untuk menjadi universitas unggulan yang tidak hanya menghasilkan lulusan berkualitas, tetapi juga berkontribusi aktif dalam pembangunan masyarakat. Semoga proyek ambisius ini dapat tere