Kendari – Universitas Muhammadiyah Kendari, khususnya Fakultas Ekonomi, telah mencapai milestone penting dalam pengembangan riset akademik. Pada Rabu, 3 April 2026, kampus mengumumkan serangkaian penelitian inovatif yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa, yang telah meraih pengakuan tingkat nasional. Penelitian-penelitian ini berfokus pada implementasi ekonomi digital dan pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berkelanjutan di kawasan Sulawesi Tenggara.
Pencapaian ini menandai transformasi signifikan dalam kultur riset akademik di Fakultas Ekonomi Unismuh Kendari. Selama bertahun-tahun, fakultas ini dikenal sebagai lembaga pendidikan yang fokus pada transfer pengetahuan teori kepada mahasiswa. Namun, dalam dua tahun terakhir, institusi ini telah menunjukkan komitmen serius untuk mengembangkan ekosistem penelitian yang kuat, relevan dengan kebutuhan industri dan masyarakat lokal.
Latar Belakang: Transisi Menuju Universitas Riset
Transformasi Fakultas Ekonomi Unismuh Kendari tidak terjadi secara tiba-tiba. Menurut dokumentasi kampus, proses dimulai sejak 2024 ketika rektorat menetapkan visi baru untuk menjadikan Unismuh Kendari sebagai universitas riset yang berdampak pada pengembangan ekonomi regional. Sebagai perguruan tinggi swasta di kota Kendari yang memiliki letak strategis di Sulawesi Tenggara, Unismuh Kendari dianggap memiliki potensi besar untuk menjadi katalis inovasi ekonomi di wilayah tersebut.
Langkah pertama adalah peningkatan kualifikasi dosen. Pimpinan Fakultas Ekonomi melakukan rekrutmen dosen-dosen muda bergelar S3 dari berbagai universitas terkemuka, baik dalam negeri maupun luar negeri. Selain itu, program pelatihan metodologi penelitian juga diintensifkan untuk dosen-dosen senior. Investasi dalam laboratorium riset, perpustakaan digital, dan akses ke database jurnal internasional juga diprioritaskan dalam anggaran fakultas.
“Kami menyadari bahwa menjadi universitas berkontribusi bukan hanya tentang menghasilkan lulusan yang kompeten, tetapi juga menciptakan pengetahuan baru yang bermanfaat bagi masyarakat. Itulah mengapa kami mulai membangun kultur riset yang kuat sejak beberapa tahun lalu,” ungkap Prof. Dr. Irwan Pratama, Dekan Fakultas Ekonomi Unismuh Kendari, dalam wawancara eksklusif dengan media kampus pada Selasa, 2 April 2026.
Penelitian Unggulan: Ekonomi Digital dan UMKM Berkelanjutan
Dari puluhan proposal penelitian yang diajukan oleh dosen dan tim mahasiswa, sebanyak 15 proyek telah disaring untuk mendapatkan pendanaan dari hibah riset internal dan eksternal. Dua proyek utama menjadi fokus pengumuman hari ini, dengan jumlah dana terbesar dan potensi dampak terluas.
Proyek Pertama: Platform E-Commerce Terintegrasi untuk UMKM Sulawesi Tenggara
Penelitian pertama dipimpin oleh Dr. Wahyu Santoso, dosen senior di Departemen Manajemen Fakultas Ekonomi. Proyek ini telah berlangsung selama 18 bulan dan melibatkan 12 mahasiswa tingkat akhir dari program studi Manajemen dan Akuntansi. Tujuan utama penelitian adalah mengembangkan platform e-commerce yang khusus dirancang untuk UMKM di Sulawesi Tenggara, dengan mempertimbangkan karakteristik unik pasar lokal, infrastruktur digital yang terbatas, dan kebutuhan pengguna yang spesifik.
“Platform yang kami kembangkan berbeda dengan marketplace umum yang sudah ada. Kami memberikan tools khusus untuk UMKM lokal, termasuk sistem manajemen inventori yang sederhana, integrasi dengan bank lokal untuk pembayaran, dan fitur analytics yang mudah digunakan bahkan oleh pengusaha tanpa background IT,” jelas Dr. Wahyu Santoso saat memberikan presentasi penelitian pada acara seminar akademik yang diselenggarakan di Auditorium Rektorat Unismuh Kendari.
Fase pilot project telah melibatkan 50 UMKM di Kendari, mencakup bisnis kuliner, kerajinan tangan, fashion, dan produk pertanian. Data awal menunjukkan peningkatan penjualan rata-rata sebesar 35% dalam tiga bulan pertama implementasi. Lebih menarik lagi, penelitian ini juga menghasilkan publikasi ilmiah yang sudah diterima oleh jurnal internasional terindeks Scopus Q3, dengan judul “Designing Inclusive E-Commerce Solutions for SMEs in Rural Indonesia: A Design Science Research Approach”.
Proyek Kedua: Model Keuangan Syariah untuk Pengembangan UMKM Berkelanjutan
Penelitian kedua dipimpin oleh Dr. Siti Nurhaliza, dosen Departemen Ekonomi Islam dan Keuangan Syariah. Proyek ini melibatkan 8 mahasiswa dari program studi Ekonomi Islam dan Akuntansi Syariah, dengan durasi penelitian dua tahun. Fokus penelitian adalah pengembangan model pembiayaan berbasis prinsip syariah yang dapat diakses oleh UMKM dengan bunga rendah dan proses persetujuan cepat.
Mengingat mayoritas penduduk Sulawesi Tenggara adalah Muslim, penelitian ini memiliki relevansi budaya dan agama yang tinggi. Dr. Siti Nurhaliza menjelaskan bahwa banyak UMKM lokal enggan mengakses kredit konvensional karena alasan syariah, sehingga mereka tertinggal dalam hal akses modal.
“Kami telah mengembangkan model yang menggabungkan prinsip syariah dengan teknologi fintech. Hasilnya adalah sistem pemberian pinjaman tanpa riba yang cepat, transparan, dan dapat dijangkau UMKM melalui aplikasi mobile. Kami juga melibatkan Dewan Syariah dari Universitas untuk memastikan setiap mekanisme sesuai dengan prinsip-prinsip Islam,” papar Dr. Siti Nurhaliza dalam sesi wawancara.
Data menunjukkan bahwa program ini telah menyalurkan pembiayaan kepada 120 UMKM di wilayah Kendari, Konawe, dan sekitarnya. Rata-rata pembiayaan yang diberikan berkisar antara 10 juta hingga 50 juta rupiah, dengan tingkat pengembalian mencapai 96%. Penelitian ini juga telah menghasilkan dua publikasi di jurnal ilmiah nasional terakreditasi.
Dukungan Institusional dan Kolaborasi Strategis
Kesuksesan kedua proyek utama ini tidak lepas dari dukungan penuh pimpinan Unismuh Kendari. Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. H. Nursalam, M.Si., Ph.D., menyatakan komitmennya terhadap pengembangan riset akademik.
“Universitas Muhammadiyah Kendari bertekad untuk menjadi pusat pengembangan ekonomi Islam dan ekonomi digital di kawasan timur Indonesia. Penelitian-penelitian yang sedang berlangsung adalah bagian dari visi jangka panjang kami untuk menciptakan lulusan yang tidak hanya bekerja, tetapi juga menjadi entrepreneur dan innovator. Kami akan terus meningkatkan alokasi dana untuk riset dan memberikan insentif kepada dosen dan mahasiswa yang terlibat aktif dalam penelitian,” ujarnya pada acara pengumuman resmi.
Selain dukungan internal, kedua proyek juga mendapatkan kolaborasi dari berbagai stakeholder eksternal. Proyek platform e-commerce bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sulawesi Tenggara, serta beberapa bank lokal. Sementara itu, proyek keuangan syariah berkolaborasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan beberapa lembaga keuangan syariah terkemuka di Indonesia.
“Kolaborasi dengan universitas sangat membantu kami dalam mengembangkan solusi yang evidence-based dan sustainable. Tim peneliti dari Unismuh Kendari memahami konteks lokal dengan sangat baik, dan mereka genuine dalam membantu UMKM berkembang,” komentar Bapak Hendra Wijaya, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sulawesi Tenggara, yang hadir dalam acara pengumuman.
Dampak dan Kontribusi pada Masyarakat
Melebihi sekedar publikasi dan pengakuan akademik, penelitian-penelitian ini telah memberikan dampak nyata pada masyarakat lokal. Platform e-commerce yang dikembangkan telah membantu puluhan UMKM memperluas jangkauan pasar mereka, bahkan hingga ke tingkat nasional. Beberapa produk UMKM yang dulunya hanya dikenal secara lokal kini sudah menjangkau pasar Jakarta, Surabaya, dan Medan.
Sementara itu, program keuangan syariah telah memberdayakan ratusan pengusaha kecil yang sebelumnya mengalami kesulitan mengakses modal. Cerita sukses dari para UMKM beneficiary menjadi motivasi kuat bagi tim peneliti untuk terus berinovasi.
“Terima kasih kepada peneliti dari Unismuh Kendari. Sebelum bergabung dengan platform e-commerce mereka, penjualan saya hanya dari toko fisik yang kecil. Sekarang, setiap hari saya menerima pesanan dari berbagai kota. Penghasilan saya bisa meningkat tiga kali lipat, dan saya bisa memberikan gaji lebih baik kepada karyawan saya,” tutur Ibu Siti Rahayu, pemilik UMKM kerajinan batik lokal yang menjadi beneficiary dari proyek e-commerce.
Dampak ekonomi ini juga berhubungan dengan sustainability. Melalui kedua proyek, para peneliti juga memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi yang dicapai tidak mengorbankan lingkungan. Platform e-commerce, misalnya, juga memfasilitasi produk-produk ramah lingkungan dan mendorong UMKM untuk mengadopsi praktik bisnis yang sustainable.
Pengakuan Nasional dan Penghargaan
Pencapaian penelitian-penelitian ini telah mendapatkan pengakuan dari berbagai institusi nasional. Tim peneliti dari Unismuh Kendari telah memenangkan kategori “Best Innovation Research” dalam Kompetisi Riset Ekonomi Nasional yang diselenggarakan oleh Asosiasi Dosen Ekonomi Indonesia (ADEI) pada Januari 2026. Penghargaan ini memberikan prestige tersendiri bagi universitas swasta di Kendari dalam arena riset nasional.
Selain itu, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) telah menunjuk kedua proyek sebagai pilot project dalam program “Riset Ekonomi Berkelanjutan untuk Indonesia Timur”, dengan alokasi dana tambahan senilai 2 miliar rupiah untuk ekspansi penelitian.
Tantangan dan Rencana Ke Depan
Meskipun pencapaian ini mengesankan, tim peneliti dan pimpinan fakultas menyadari bahwa masih banyak tantangan yang perlu dihadapi. Salah satunya adalah keterbatasan infrastruktur digital di sebagian wilayah Sulawesi Tenggara, yang membatasi adopsi platform e-commerce. Selain itu, literasi digital UMKM masih rendah, sehingga diperlukan pelatihan intensif yang berkelanjutan.
“Ke depannya, kami ingin melakukan ekspansi penelitian ke seluruh kawasan Sulawesi Tenggara, tidak hanya terbatas di Kendari. Kami juga ingin mengembangkan program pelatihan yang lebih komprehensif untuk UMKM, sehingga mereka tidak hanya menggunakan tools yang kami sediakan, tetapi juga memahami konsep di baliknya,” ujar Dr. Wahyu Santoso, mengenai rencana jangka panjang proyek e-commerce.
Untuk merealisasikan visi ini, Fakultas Ekonomi berencana untuk merekrut lebih banyak peneliti muda, meningkatkan kolaborasi internasional, dan mengembangkan research center yang khusus fokus pada ekonomi digital dan UMKM berkelanjutan.
Penutup
Penelitian inovatif yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Kendari merupakan bukti nyata bahwa institusi pendidikan di daerah dapat berkontribusi signifikan dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pemberdayaan masyarakat. Melalui pendekatan yang problem-driven dan community-engaged, universitas ini telah menunjukkan komitmennya tidak hanya dalam hal transfer pengetahuan, tetapi juga dalam penciptaan pengetahuan baru yang relevan dan berdampak.
Dengan dukungan berkelanjutan dari pimpinan universitas, kolaborasi strategis dengan stakeholder eksternal, dan semangat tinggi dari para peneliti dan mahasiswa, Unismuh Kendari diproyeksikan akan terus menghasilkan penelitian-penelitian inovatif yang memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi regional dan nasional.
Pencapaian ini juga menginspirasi universitas-universitas swasta lainnya di Indonesia untuk mengembangkan kultur riset yang kuat. Sebagaimana ditunjukkan oleh Unismuh Kendari, ukuran universitas dan lokasi geografis bukanlah hambatan untuk menjadi lembaga penelitian yang produktif dan berdampak. Yang diperlukan adalah visi yang jelas, komitmen institusional, dan ekosistem yang mendukung kolaborasi antara akademisi, industri, dan masyarakat.
(Artikel ini disusun berdasarkan pengumuman resmi Universitas Muhammadiyah Kendari pada 3 April 2026, wawancara dengan pejabat universitas dan peneliti, serta data-data yang disediakan oleh Fakultas Ekonomi Unismuh Kendari.)
—
Total Kata: 1.847 kata